3 Kunci Suksesnya Perencanaan Keuangan

Pelosokinfo 2017, Salah perhitungan, hambatan yang satu ini baru akan terlihat setelah sebagian atau seluruh rencana telah dijalankan. Sebuah rencana akan berjalan lancar dan tujuan bisa tercapai jika kita menyusun rencana dengan perhitungan tepat dan matang. Banyak aspek yang perlu dimasukkan dalam perhitungan seperti waktu, tujuan, prediksi inflasi, kenaikan harga barang dan biaya jasa, perkembangan produk, perkembangan ekonomi daerah, perubahan pemasukkan, kenaikan biaya sehari-hari dan aspek lainnya.

Jika anda sudah sampai pada tahap ini sebenarnya anda sudah selangkah lebih maju dari orang lain yang hanya sekedar menjalani hidup hari demi hari tanpa rencana karena setidaknya anda sudah melakukan sebuah usaha walau gagal. Setiap orang pasti mengalami fase gagal ekonomi namun hanya orang yang belajar dari kegagalan yang akan meraih kesuksesan.

 

 

Keberhasilan adalah tujuan,

Rencana adalah jalan,

Kegagalan adalah pijakan.

 

Untuk meminimalisir kegagalan perencanaan, prinsip dasar yang harus dipegang adalah “realistis fleksibel tapi konsisten”. Dalam artian bahwa kita masukkan aspek perkiraan ke dalam penyusunan rencana dan detail perencanaan harus tetap bisa diubah sesuai perkembangan ekomoni lingkungan, nasional maupun internasional.

Sebagai contoh: ada sebuah rencana untuk meremajakan kendaraan setelah 2 tahun dari sekarang, jenis motor bebek, harga 15 juta rupiah, untuk itu harus menyisihkan dana 400 ribu per bulan dan disimpan di tabungan berjangka dan motor lama akan dijual 5 juta. Seperti yang pelosokinfo sebutkan di atas bahwa prinsip dasar yang harus dipegang adalah “realistis fleksibel tapi konsisten”.

Realistis: perkirakan harga motor yang dimaksud pada 2 tahun kedepan, jenis motor yang sesuai kebutuhan, apakah jenis bebek tetap pilihan tepat atau skutik atau motor sport? Mungkin saat ini motor yang diinginkan seharga 12 juta maka sebuah kesalahan jika dalam perencanaan tetap menggunakan harga 12 juta saja. Kemudian dalam memperkirakan nilai penyusutan motor lama juga harus melihat pasar motor bekas.

Fleksibel: jika dalam perjalanan ternyata ada perkembangan di segmen otomotif nasional maka perencanaan harus disesuaikan. Perubahan harga baik motor baru maupun bekas akan mempengaruhi besaran setoran ke tabungan yang dibutuhkan.

Konsisten: motor yang dipilih bisa berubah, jumlah setoran bisa berubah, jangka waktu bisa berubah tapi peremajaan kendaraan tetap diwujudkan. Penjelasan terkait konsistensi akan dibahas lebih luas dalam artikel pelosokinfo berikutnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *